Pak Andri pelaku sejarah, HKTI KABUPATEN SELUMA tahun 1990 ,masih bersekolah SD di lokasi tanah sawah garapan .

 

 

SNIPER, NEWS COM.Kabupaten Seluma tanggal 19 – 06 – 2026 Warga Seluma Minta Pengembalian Lahan Sawah yang Diklaim Sebagai Hak Keluarga
Seluma – Seorang warga Kabupaten Seluma, Andri, menyampaikan permohonan agar lahan sawah yang selama ini diklaim sebagai milik keluarganya dapat dikembalikan. Menurut Andri, peristiwa tersebut bermula pada tahun 1990 saat dirinya masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
Andri mengaku, pada waktu itu keluarganya terdampak oleh aktivitas PT Agri Andalas. Ia menuturkan bahwa lokasi sekolah tempat dirinya pernah belajar kemudian dijadikan camp atau tempat tinggal bagi karyawan perusahaan. Sejak saat itu, menurutnya, keluarga kehilangan akses terhadap lahan garapan yang selama ini menjadi sumber mata pencaharian.
Kini, Andri berharap ada perhatian dari pihak-pihak terkait untuk meninjau kembali status lahan tersebut. Ia memohon agar sawah yang menurut pengakuannya merupakan hak keluarganya dapat dikembalikan melalui mekanisme yang berlaku dan sesuai dengan ketentuan hukum.
“Sawah tersebut merupakan lahan yang kami yakini sebagai hak keluarga. Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara adil dan bijaksana,” ujar Andri.
Selain menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah, Andri juga berharap seluruh pihak dapat mengedepankan musyawarah dalam mencari solusi terbaik. Ia menilai penyelesaian secara damai akan memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga hubungan baik antara masyarakat dan pihak terkait.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari PT Agri Andalas maupun instansi pemerintah yang berwenang mengenai klaim yang disampaikan Andri. Oleh karena itu, informasi ini masih menunggu konfirmasi dari seluruh pihak agar diperoleh gambaran yang utuh dan berimbang mengenai permasalahan tersebut.

PEWARTA HERDIANSON ( SONI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.