



SNIPERNEWS.COM Petani HKTI Provinsi Bengkulu Gelar Penyuluhan Koperasi, Koperasi HKTI Swakarsa Mandiri PROVINSI BENGKULU Resmi Memulai Tahapan Pendirian
SELUMA, BENGKULU — Momentum penting bagi penguatan ekonomi petani terjadi di Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, Rabu, 21 Oktober 2026. Sejumlah petani yang tergabung dalam Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Bengkulu berkumpul untuk mengikuti kegiatan penyuluhan koperasi yang menghadirkan dua narasumber dari Dinas Koperasi Provinsi Bengkulu, yakni Roni Putra, S.E., dan Netti, S.E.



Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis bagi pengurus dan anggota HKTI dalam mempersiapkan pembentukan Koperasi HKTI Swakarsa Mandiri Provinsi Bengkulu. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan menjadi wadah bersama untuk memperkuat kemandirian ekonomi, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta membuka peluang pengembangan usaha di sektor pertanian.
Penyuluhan Koperasi Jadi Langkah Awal Penguatan Ekonomi Petani
Antusiasme para petani yang hadir menunjukkan adanya harapan besar terhadap pembentukan lembaga ekonomi yang dapat memperjuangkan kepentingan anggota HKTI. Melalui kegiatan penyuluhan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mendalami pentingnya koperasi sebagai sarana membangun usaha bersama berdasarkan prinsip kebersamaan dan gotong royong.
Roni Putra, S.E., dan Netti, S.E., hadir sebagai penyuluh dalam kegiatan yang berfokus pada pengenalan dan persiapan pembentukan koperasi tersebut. Penyuluhan ini menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman mengenai perlunya tata kelola organisasi yang baik sebelum koperasi menjalankan kegiatan usahanya.
Bagi petani, keberadaan koperasi diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat posisi ekonomi, mengembangkan peluang usaha, dan membangun kerja sama yang lebih terarah. Dengan adanya wadah ekonomi bersama, anggota juga diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.
Bando Amin Pimpin Konsolidasi Pembentukan Koperasi HKTI
Gagasan pendirian Koperasi HKTI Swakarsa Mandiri Provinsi Bengkulu berawal dari musyawarah bersama pengurus dan anggota organisasi HKTI. Konsolidasi tersebut dilakukan di bawah kepemimpinan Bando Amin, S.E., M.M., selaku Ketua HKTI Provinsi Bengkulu, sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kesejahteraan anggota.
Melalui pembahasan bersama, muncul kesepahaman mengenai pentingnya membentuk koperasi yang dapat menjadi instrumen penguatan ekonomi organisasi dan para petani yang tergabung di dalamnya.
Pendirian koperasi ini bukan sekadar membentuk organisasi baru, melainkan juga menjadi langkah untuk membangun fondasi usaha yang dapat dikelola secara kolektif. Dengan perencanaan yang matang dan keterlibatan anggota, koperasi diharapkan mampu berkembang menjadi wadah produktif yang memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya.
Keberadaan koperasi juga diharapkan dapat memperluas ruang kerja sama di antara anggota HKTI, terutama dalam mengembangkan kegiatan ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi sektor pertanian di Provinsi Bengkulu.
Sadikin Terpilih sebagai Ketua Koperasi Secara Aklamasi
Dalam rangkaian musyawarah pembentukan koperasi, para peserta rapat menyepakati pembentukan dewan pendiri serta pemilihan calon pengurus. Melalui keputusan rapat secara aklamasi, Sadikin ditetapkan sebagai Ketua Koperasi HKTI Swakarsa Mandiri Provinsi Bengkulu.
Keputusan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan awal pendirian koperasi. Terpilihnya ketua diharapkan dapat membantu mengarahkan proses persiapan organisasi, menyusun kebutuhan administrasi, serta mengoordinasikan tahapan berikutnya bersama dewan pendiri dan calon pengurus.
Selanjutnya, koperasi akan menjalani sejumlah proses administratif dan kelembagaan agar dapat memperoleh legalitas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tahapan tersebut mencakup pengurusan akta pendirian melalui notaris serta proses pengesahan oleh kementerian yang berwenang. Penyelesaian seluruh persyaratan hukum menjadi hal penting agar koperasi nantinya dapat menjalankan kegiatan kegiatan ya.
PEWARTA,HERDIANSON
EDITING.ZURYA NENTI




