Hesti yulianti SPD.mpd di Lantik ketua SANS PROVINSI BENGKULU,Periode 2025 – 2029

 

 

SNIPERNEWS.COM Hesti Yuliani SPD.MPD DILANTIK sebagai Ketua S.A.N.S Provinsi Bengkulu Periode 2025–2029

BENGKULU – Upaya memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan menjadi perhatian dalam kegiatan pengukuhan dan pelantikan pengurus Satuan Tugas Anti Narkoba Sekolah (SANS) Provinsi Bengkulu yang berlangsung di Gedung BPSDM Provinsi Bengkulu, Kota Bengkulu, Minggu (11/10/2026).

 

 

Dalam kegiatan tersebut, Tengku Zulkarnain, S.E., dikukuhkan sebagai Dewan Pembina SANS Provinsi Bengkulu. Sementara itu, Hesti Yuliani, S.Pd., M.Pd., dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua SANS Provinsi Bengkulu untuk sisa masa bakti periode 2025–2029.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dedi Haryadi, S.I.Kom.sekretaris jendral SANS , Kabid Propam Polda Bengkulu, sejumlah kepala sekolah SMA Negeri (SMAN), serta para siswa dan siswi SMA Negeri di Provinsi Bengkulu.

Pengukuhan dan pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran berbagai unsur pendidikan dalam membangun lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Hesti Yuliani, Pendidik yang Dipercaya Memimpin SANS Bengkulu

Penunjukan Hesti Yuliani sebagai Ketua SANS Provinsi Bengkulu menjadi bagian penting dalam kepengurusan organisasi yang bergerak di bidang pencegahan narkoba di lingkungan sekolah.

Hesti saat ini menjabat sebagai Kepala SMAN 11 Kota Bengkulu. Selain menjalankan tugas tersebut, ia juga dipercaya sebagai kepala sekolah induk pada program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), dengan surat keputusan yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen).

Di tengah tanggung jawabnya dalam dunia pendidikan, Hesti juga tercatat sebagai mahasiswa program doktor pendidikan di Universitas Bengkulu (Unib).

Latar belakang tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesional Hesti yang berkaitan erat dengan pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Sebagai putri asli Bengkulu Selatan, Hesti kini mengemban tanggung jawab untuk mendukung upaya pencegahan narkoba di kalangan pelajar melalui peran SANS Provinsi Bengkulu.

Keterlibatan tenaga pendidik dalam gerakan antinarkoba diharapkan dapat memperkuat pendekatan edukatif kepada siswa. Sekolah tidak hanya menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesadaran terhadap bahaya narkoba.

Sinergi Sekolah untuk Mencegah Penyalahgunaan Narkoba

Pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari tenaga pendidik, keluarga, masyarakat, hingga unsur terkait lainnya.

Dalam konteks tersebut, keberadaan SANS diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan, melindungi masa depan, serta menjauhi perilaku yang berisiko terhadap perkembangan diri mereka.

Kepala sekolah dan guru memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan peserta didik dalam kegiatan pendidikan sehari-hari. Melalui pendekatan yang komunikatif dan edukatif, pesan mengenai bahaya narkoba dapat disampaikan secara lebih dekat dengan kehidupan pelajar.

Kehadiran para kepala sekolah dan siswa dalam kegiatan di Gedung BPSDM Provinsi Bengkulu juga memperlihatkan keterlibatan unsur pendidikan dalam agenda penguatan gerakan antinarkoba di lingkungan sekolah.

Ke depan, keberhasilan gerakan semacam ini memerlukan program yang berkelanjutan, edukasi yang tepat, serta kerja sama yang konsisten antara sekolah dan pihak-pihak terkait.

Komitmen Membangun Generasi Muda Bengkulu yang Sehat

Pengukuhan Tengku Zulkarnain sebagai Dewan Pembina dan pelantikan Hesti Yuliani sebagai Ketua SANS Provinsi Bengkulu periode 2025–2029 menandai penetapan kepemimpinan organisasi tersebut dalam menjalankan perannya di bidang pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan.

Tanggung jawab tersebut diharapkan dapat mendorong penguatan kesadaran antinarkoba di kalangan pelajar serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih sehat dan kondusif.

Melalui keterlibatan pendidik, siswa, dan unsur terkait, gerakan antinarkoba di sekolah diha

Pewarta.HERDIANSON
Editing.ZURYA NENTI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.