Pelaku sejarah bapak Dwi Handoyo tahun 1990 ,HKTI kabupaten Seluma,diusir dan di sel di kantor PT agri Andalas oleh TNI ,polri.

 

 

SNIPER, NEWS COM.Pelaku Sejarah Pertanian Seluma Kenang Pengusiran dan Pembakaran Sawah Tahun 1990
SELUMA – Kisah pahit yang dialami para petani pada masa lalu masih membekas dalam ingatan sebagian masyarakat Kabupaten Seluma. Salah satu pelaku sejarah yang menjadi saksi peristiwa tersebut adalah Dwi Handoyo, anggota Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), yang mengaku pernah mengalami tindakan pengusiran dan penahanan pada tahun 1990.
Menurut penuturan Dwi Handoyo, peristiwa itu terjadi ketika dirinya sedang mengelola lahan persawahan yang telah ditanami dan memasuki masa panen. Saat itu, tanaman padi miliknya telah menguning dan siap dipetik setelah berbulan-bulan dirawat bersama keluarga.
Namun, harapan untuk menikmati hasil panen berubah menjadi kesedihan. Dwi mengungkapkan bahwa dirinya ditangkap dan dikurung di kantor Agri Andalas selama tujuh hari. Selama menjalani penahanan tersebut, ia tidak dapat mengawasi lahan pertaniannya yang menjadi sumber penghidupan keluarga.
Lebih menyedihkan lagi, selama dirinya berada dalam tahanan, sawah yang telah siap dipanen justru mengalami kerusakan. Dwi menuturkan bahwa lahan pertanian yang menjadi hasil kerja kerasnya dibakar polisi dan tentara Peristiwa itu membuat dirinya, bersama istri dan anak-anaknya, mengalami kesedihan yang mendalam karena kehilangan sumber penghasilan yang sangat diharapkan.dan mengharapkan kepada pemerintah untuk mengembalikan lahan garapan sawah miliknya yang sudah di ambil oleh PT agri Andalas.
“Pada saat itu kami hanya bisa menangis melihat apa yang terjadi. Sawah yang sudah menguning dan siap dipanen habis terbakar,” kenangnya.
Setelah tujuh hari berada dalam kurungan, Dwi akhirnya dibebaskan. Namun, menurut pengakuannya, ia tidak menerima bantuan atau biaya apa pun setelah keluar dari tempat penahanan. Kondisi tersebut semakin memperberat beban ekonomi keluarganya yang saat itu bergantung pada hasil panen padi.
Peristiwa yang terjadi puluhan tahun lalu itu kini menjadi bagian dari catatan sejarah perjuangan petani di Kabupaten Seluma. Dwi Handoyo selaku pelaku sejarah Nara sumber kesaksian informasi pengakuan Nara sumber bapak Dwi Handoyo sendiri berharap pengalaman yang pernah dialaminya dapat menjadi pelajaran untuk kita semua.

Pewarta HERDIANSON ( Soni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.