





SNIPER, NEWS COM .Pelatihan Pengembangan Kapasitas Guru PJJ Tahun 2026 Resmi Dibuka di SMAN 11 Kota Bengkulu
Bengkulu, 21 Juli 2026 – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pengembangan Kapasitas Guru Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Jenjang Pendidikan Menengah Tahun 2026 yang berlangsung di SMAN 11 Kota Bengkulu, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh perwakilan guru dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh yang efektif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu mengembangkan metode pembelajaran digital yang lebih interaktif sehingga dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan di tingkat menengah.
Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala SMAN 11 Kota Bengkulu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, S.Sos., M.Pd., serta Victor dari SEAMOLEC yang hadir sebagai narasumber dan mitra dalam pengembangan program Pendidikan Jarak Jauh. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan Hesti Yuliani, M.Pd., yang berperan dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan pelatihan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru agar mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan yang semakin memanfaatkan teknologi digital. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam menciptakan proses belajar yang berkualitas, baik melalui pembelajaran tatap muka maupun pembelajaran jarak jauh.
Sementara itu, perwakilan SEAMOLEC, Victor, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tidak hanya bertujuan mempermudah proses belajar mengajar, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih luas bagi peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas. Ia berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi para guru dalam mengembangkan pembelajaran yang kreatif, efektif, dan berpusat pada kebutuhan siswa.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai materi, mulai dari pemanfaatan platform pembelajaran digital, penyusunan bahan ajar berbasis teknologi, hingga strategi evaluasi pembelajaran jarak jauh. Selain sesi teori, peserta juga akan mengikuti praktik langsung dan diskusi kelompok agar mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di sekolah masing-masing.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kualitas sumber daya pendidik semakin meningkat sehingga mampu menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan SEAMOLEC, diharapkan transformasi pendidikan digital di Provinsi Bengkulu dapat terus berkembang demi meningkatkan mutu pendidikan di seluruh daerah.
Pewarta, HERDIANSON



