Pengadaan barang dan jasa provinsi Bengkulu wawancara bersama KAPALA BAGIAN PENGADAAN BARANG DAN JASA

 

SNIPER NEWS,COM.Bengkulu, Jumat (13/02/2026) – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) menyampaikan bahwa hingga pertengahan Februari 2026 belum terdapat proses pelelangan yang diajukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Tommy Depriansyah, S.T., M.Si., saat diwawancarai di Bengkulu, Jumat (13/02). Ia menjelaskan bahwa untuk sementara waktu belum ada paket pekerjaan yang masuk ke tahap tender, baik untuk pengadaan barang maupun jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

 

Menurut Tommy, sejumlah kebutuhan rutin seperti pembayaran listrik, PDAM, dan layanan WiFi untuk menunjang kegiatan perkantoran serta pembelajaran tetap berjalan sebagaimana mestinya. Namun, kegiatan tersebut bukan termasuk dalam proses pelelangan terbuka, melainkan bagian dari layanan berlangganan yang telah dianggarkan sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Provinsi Bengkulu dilaksanakan secara transparan dan dapat diakses publik. Masyarakat dapat memantau setiap tahapan lelang melalui sistem pengadaan secara elektronik yang telah disediakan pemerintah. Dengan sistem tersebut, informasi terkait paket pekerjaan, nilai anggaran, hingga pemenang tender dapat dilihat secara terbuka.
Pemerintah Provinsi Bengkulu

 

berkomitmen menjaga prinsip akuntabilitas dan keterbukaan dalam setiap proses pengadaan. Diharapkan, ketika proses pelelangan mulai berjalan, seluruh OPD dapat mengikuti prosedur yang berlaku agar tercipta tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan profesional.

PEWARTA.HERDIANSON
EDITING. ZURYA NENTI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.